Benarkah Orang Kristen itu sudah berada di “Terang”?
Mazmur 118: 27
KHOTBAH
I. Apakah yang dimaksud dengan “Terang”?
I.1. “Terang” menurut R.A.Kartini.
Kartini didalam kumpulan suratnya ; “DOOR DUISTERNIS TOOT LICHT”, yang diterjemahkan oleh sastrawan Armijn Pane ialah : “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Sedangkan Prof. Dr. Haryati Soebadio, yang adalah cucu R.A. Kartini mengartikannya sebagai “Dari Gelap Menuju Cahaya”. Kartini menemukaan kata-kata yang amat menyentuh nuraninya ini dari ayat : Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya. Artinya ialah “Orang-orang yang beriman dibimbing Allah dari gelap menuju cahaya “. Kartini amat terkesan dengan ayat ini, karena ia merasakan sendiri proses perubahan dirinya, dari pemikiran jahiliyah kepada pemikiran terbimbing oleh Nuur Ilahi. Seorang pejuang seperti Kartini berjuang dari kegelapan menuju terang, tetapi didalam hidupnya apakah dia sudah merasakan terang itu sendiri? Apakah dia sudah berada didalam terang itu?













